Boom data center AI tidak lagi cuma menguras pasokan chip akselerator. Dalam beberapa pekan terakhir, gelombang itu sampai juga ke bagian paling dasar dari sebuah ponsel: memori. Dan efeknya sudah terlihat di pabrik.
Menurut laporan Nikkei Asia, Apple memangkas pesanan komponen untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max sebesar 15% sampai 20% khusus untuk bulan Oktober 2026 — hanya sekitar tiga pekan setelah kedua model itu meluncur, 18 September. Dua sumber di rantai pasok menyebut pemangkasan berbeda-beda antar pemasok, tergantung siklus produksi masing-masing. Apple belum mengomentari laporan tersebut.
Di sisi lain, kantor berita Korea Selatan Money Today melaporkan divisi Samsung Mobile Experience (MX) meminta pemasoknya memotong volume produksi 20% sampai 30% sepanjang Oktober–Desember. Kalau angka itu benar, pengiriman smartphone Samsung sepanjang 2026 yang sebelumnya diproyeksikan sekitar 270 juta unit bisa ditutup di kisaran 200 juta unit.
Penyebabnya harga memori, bukan gim atau aplikasi
Pemicu keduanya sama: harga memori. RAM LPDDR5X berkapasitas 12GB kini dibanderol sekitar US$145 per keping, naik sekitar 175% dibanding tahun lalu. Harga komponen memori global pada kuartal III 2026 juga diperkirakan naik sekitar 20%.
Penyebabnya bukan kelangkaan produksi biasa. Produsen chip memori lebih memilih memenuhi permintaan pusat data AI — HBM dan kapasitas canggih lain — yang marginnya jauh lebih tebal. Akibatnya, kapasitas yang tersisa untuk memori konsumen mengecil, dan harganya naik.
Yang menarik: lonjakan harga ini menguntungkan divisi semikonduktor Samsung (Device Solutions), sementara divisi ponselnya justru tertekan. Satu perusahaan menanggung dua sisi dari gelombang yang sama.
Apple: orderan dipotong, harga dinaikkan
Apple mengambil kombinasi yang jarang: mengurangi jumlah unit sekaligus menaikkan harga. Harga awal iPhone 18 Pro naik US$100 menjadi mulai dari US$1.199, dan Pro Max mulai dari US$1.299. Sebelumnya, Apple sudah lebih dulu menaikkan harga jajaran iPad dan MacBook karena alasan yang sama.
Konsekuensinya sudah kelihatan di permintaan. Eksekutif rantai pasok menyebut pesanan Apple untuk kedua model premium itu turun 15–20% di Oktober, dan belum ada tanda akan pulih dalam waktu dekat. Para analis memperkirakan tekanan biaya memori ini akan menahan pertumbuhan pasar smartphone dan PC sepanjang 2026.
Tiga hal yang perlu dicatat
- Ini bukan kasus permintaan yang anjlok karena gim atau aplikasi jelek. Permintaannya ada, tapi harga yang menahan konsumen.
- Pemangkasan produksi Samsung di kuartal IV juga bersinggungan dengan siklus tahunan: kuartal IV memang periode persiapan peluncuran Galaxy S berikutnya menurut laporan media Korea. Jadi angka 20–30% perlu dibaca bersama siklus itu.
- Harga memori diperkirakan belum mereda cepat, karena kapasitas fokus ke kebutuhan AI yang jadwalnya masih panjang. Artinya tekanan biaya ini bisa ikut terbawa ke 2027.
Efeknya ke Indonesia
Untuk pasar Indonesia, efek paling langsung ada di harga dan komposisi stok. Hampir semua ponsel yang dijual di sini — termasuk merek Tiongkok yang paling agresif soal harga — memakai memori dari pemasok global yang sama. Kalau harga LPDDR5X naik 175%, biaya bahan baku naik untuk semua merek, bukan cuma Samsung dan Apple.
Kelas yang paling terpukul biasanya Rp3–5 juta, karena di situlah RAM besar (8–12GB) jadi alat jualan utama sementara margin sudah tipis. Pilihannya cuma tiga: naikkan harga, turunkan spesifikasi memori, atau kurangi stok. Ketiganya berujung ke pengalaman konsumen yang berbeda dari setahun lalu.
Ada juga sisi positif kecil untuk Indonesia: permintaan memori dan penyimpanan yang tinggi membuat pabrik-pabrik perakitan dan pengujian (termasuk yang ada di Batam dan Kawasan Industri Kendal) tetap sibuk. Tapi kerja sama itu tidak otomatis melindungi konsumen lokal dari harga jual akhir.
Yang bisa dilakukan pembeli sekarang praktis: jangan asumsikan harga flagship atau upper-mid akan turun menjelang akhir tahun, dan cek benar konfigurasi memori per varian harga — beberapa merek sudah mulai menyamarkan perbedaan RAM antar varian.
Sumber
- Detik Inet — Produksi iPhone 18 Pro Dipangkas: Permintaan Sepi dan Harga Chip Melonjak (mengutip Nikkei Asia/Reuters)
- Selular.ID — Samsung Terancam Pangkas Produksi HP hingga 30%, Harga RAM Menggila
- Gizmologi — Krisis Chip Memori, Samsung Dikabarkan Pangkas Produksi Smartphone hingga 30% (mengutip Money Today)
- GSMArena — Report: Samsung is cutting up to 30% of its smartphone production in Q4
- SamMobile — Apple joins Samsung in production cuts, will make fewer iPhone 18 units


