Jaguar akhirnya membuka tirai. Setelah bertahun-tahun digoda konsep Type 00 dan penantian yang bikin gemas, merek asal Inggris itu resmi memperkenalkan Type 01. Mobil ini jadi EV pertama mereka di era baru, dan peluncurannya digelar besar-besaran di New York, dari layar raksasa di Times Square sampai sebuah acara di kawasan West Chelsea.
Jaguar tidak main-main. Mereka menyebut Type 01 sebagai mobil paling canggih yang pernah mereka rancang, bahkan melampaui XJ220. Proses pengembangannya menghasilkan lebih dari 360 aplikasi paten, dan desainnya sengaja dibuat berani sebagai pernyataan bahwa Jaguar sudah berubah.
Mobil jalan paling bertenaga yang pernah dibuat Jaguar
Dapur pacunya memakai tiga motor listrik: satu di depan, dua di belakang. Totalnya 1.015 HP dan torsi 1.007 lb-ft, atau sekitar 1.365 Nm. Jaguar memperkirakan sprint 0-100 km/jam hanya butuh sekitar 3,1 detik, lalu tambahan 4 detik untuk menembus 180 km/jam.
Baterainya berkapasitas 118 kWh dengan arsitektur 850 volt. Jaguar mengklaim jarak tempuh sampai 400 mil atau sekitar 644 km, dengan catatan memakai roda 21 inci opsional, bukan roda 23 inci standar. Pengisian daya cepat DC 350 kW diklaim mengisi 10-80 persen dalam sekitar 22 menit, atau menambah 200 mil (sekitar 322 km) dalam 13 menit.
Soal rangka, Jaguar menyiapkan platform baru bernama Jaguar Electric Architecture. Sasisnya 73 persen aluminium dengan kekakuan torsional sekitar 38.100 lb-ft per derajat, dan baterainya menempel langsung ke rangka untuk menambah kekakuan. Bobotnya terbagi rata 50:50, ditopang suspensi udara dan peredam adaptif, plus all-wheel steering hingga 6 derajat.
Baterainya juga dipisah untuk memberi ruang kaki penumpang belakang, dan sebagian dipindah ke depan kabin. Jaguar menyebut solusi ini menambah hingga 70 mil jarak tempuh serta 148 HP ekstra. Sasisnya 73 persen aluminium itu diklaim mampu menyerap energi setara 28,7 ton saat terjadi tabrakan frontal.
Tanpa kaca belakang, kabin minim tombol
Di sinilah Type 01 bikin orang berdebat. Bagian belakangnya sama sekali tidak punya kaca. Jaguar menggantinya dengan kamera yang tampil di layar kecil di depan dasbor. Bodi aluminiumnya punya koefisien hambatan 0,23 berkat lebih dari 7.000 uji terowongan angin.
Panel belakangnya bahkan dijuluki “The Impossible Panel”. Bentuknya butuh proses enam tahap, mesin setinggi empat lantai, dan tekanan 2.500 ton. Jaguar mengaku menghabiskan lebih dari 1.500 jam hanya untuk menyempurnakan pencetakan panel itu.
Kabinnya kini serba layar. Ada layar sentuh utama 24 inci, ditambah layar 7 inci untuk mengatur iklim dan posisi kursi. Sistemnya berbasis arsitektur Nvidia dan mendukung pembaruan over-the-air, jadi mobil ini diklaim makin pintar seiring waktu.
Interiornya dirancang untuk empat penumpang, dipisahkan tulang punggung aluminium dengan aksen kuningan. Kursinya bisa panas, dingin, dan punya efek pijat batu hangat. Sistem audio Meridian berbentuk soundbar 13 speaker, ditambah puluhan speaker lain untuk fungsi latar seperti peredam bising. Fitur lainnya termasuk CarPlay, Android Auto, navigasi terhubung, Wi-Fi 5G bawaan, bahkan pembersih udara dan diffuser wewangian.
Harga mulai US$130.500
Type 01 dibanderol mulai US$130.500. Buku pesanan dibuka pada awal 2027, dan pengiriman baru dimulai pada paruh kedua tahun yang sama.
Namanya pun bukan sekadar angka. “Type” merujuk ke Jaguar masa lalu, “0” berarti tanpa emisi, dan “1” menandai generasi pertama yang baru.
Jaguar jelas sedang bertaruh besar. Penjualan global mereka pernah menyentuh sekitar 180.000 unit pada 2018, lalu turun ke sekitar 59.300 unit pada 2024. Setelah menghentikan produksi seluruh lini lamanya pada akhir 2025, masa depan merek ini kini bergantung pada satu mobil listrik yang tampilannya berani, dan mungkin tidak akan disukai semua orang.
Spesifikasi singkat
- Tenaga: 1.015 HP, torsi 1.007 lb-ft
- Akselerasi: 0-100 km/jam sekitar 3,1 detik
- Baterai: 118 kWh, arsitektur 850 volt
- Jarak tempuh: hingga sekitar 400 mil (644 km)
- Pengisian: 350 kW, 10-80 persen sekitar 22 menit
- Harga: mulai US$130.500


