Informa Akuisisi Clarion Events US$2,96 Miliar

hero

Informa mengambil langkah besar dalam bisnis pameran dagang. Pada 6 Oktober 2026, perusahaan asal Inggris itu mengumumkan akuisisi Clarion Events dari Blackstone dengan nilai US$2,96 miliar, setara sekitar £2,24 miliar. Di saat yang sama, Informa memulai proses pemisahan divisi penerbitan akademiknya, Taylor & Francis.

Kedua langkah itu sejalan: Informa ingin berdiri sebagai pemain murni di pasar B2B. Pendapatan mereka di segmen tersebut sudah tumbuh lebih dari sepuluh kali lipat sejak 2014.

Clarion dan nilai yang dibayar

Clarion Events didirikan pada 1947 dan kini mempekerjakan hampir 2.000 orang di 12 negara. Perusahaan ini membawa lebih dari 100 merek pameran B2B ke dalam portofolio Informa, termasuk delapan merek utama dengan pendapatan di atas US$30 juta dan delapan merek besar di rentang US$10 juta hingga US$30 juta.

Beberapa nama yang paling dikenal ada di sektor elektronik (IFA Berlin), pertahanan dan keamanan (DSEI), gaming (ICE Barcelona), teknologi (ITC Vegas), serta energi (Distributech). Informa menyebut akuisisi ini memberi mereka pijakan langsung di tiga kategori pertumbuhan yang sebelumnya minim mereka garap.

Harga US$2,96 miliar setara 11,1 kali proyeksi EBITDA Clarion pada 2027. Angka itu turun ke sekitar 9 kali bila menghitung sinergi biaya US$66 juta, dan menyusut lagi ke sekitar 8 kali kalau sinergi pendapatan US$33 juta ikut diperhitungkan. Informa memperkirakan Clarion membukukan pendapatan di atas US$760 juta pada 2027 dengan margin laba operasi yang disesuaikan di atas 30%.

Taylor & Francis disiapkan dilepas

Di sisi lain, Informa membuka proses formal untuk memisahkan Taylor & Francis. Unit itu mendekati pendapatan US$1 miliar per tahun dengan pertumbuhan underlying sekitar 4%. Sejak bergabung dengan Informa pada 2004, pendapatannya sudah naik empat kali lipat.

Taylor & Francis kini menerbitkan lebih dari 170.000 artikel setiap tahun lewat lebih dari 2.700 judul jurnal peer-review dan 185.000 lebih judul referensi khusus. Informa menyatakan akan melaporkan hasil tinjauan seluruh opsi pemisahan bersama laporan keuangan penuh tahun 2026 pada Maret 2027.

“Dengan Taylor & Francis yang mendekati pendapatan 1 miliar dolar, tumbuh di kisaran 4%, dan kapabilitas Open Research-nya yang sudah mapan, kami yakin bisnis ini akan mendapat keleluasaan lebih besar pada fase pengembangan berikutnya,” kata Stephen A. Carter, group chief executive Informa.

Dibiayai dari penempatan saham

Akuisisi ini didanai lewat pembiayaan yang sudah dikomitmen serta hasil bersih dari penempatan saham sekitar US$1,24 miliar. Nilai itu setara kurang lebih 9% dari modal saham biasa Informa.

Skemanya mencakup penawaran accelerated bookbuild yang dibuka 6 Oktober serta penawaran terpisah untuk investor ritel lewat platform RetailBook. Informa juga menghentikan sementara program buyback saham demi mengalihkan modal ke transaksi ini.

Manajemen memperkirakan rasio utang bersih terhadap EBITDA tetap di bawah 3 kali pada akhir 2026 dan turun ke bawah 2,5 kali setahun berikutnya. Akuisisi ini diproyeksikan menambah laba per saham disesuaikan satu digit menengah pada 2027, dengan imbal hasil atas modal yang diinvestasikan mencapai dua digit dalam tiga tahun.

Tim yang bertahan

Lisa Hannant tetap menjabat CEO Clarion setelah transaksi tuntas dan akan masuk jajaran kepemimpinan eksekutif Informa. Penyelesaian akuisisi diharapkan terjadi pada kuartal IV 2026, menunggu persetujuan regulator.

Setelah Clarion masuk, portofolio acara B2B Informa akan melewati US$6 miliar pendapatan tahunan, tersebar di sekitar 1.000 merek khusus yang beroperasi di lebih dari 40 kategori pasar dan 30-an negara. “Ini momen yang menggembirakan. Kedua bisnis ini sangat cocok, dan bersama-sama kami bisa menghadirkan pengalaman kelas dunia ke lebih banyak orang, di lebih banyak pasar, di lebih banyak tempat,” kata Carter.

Informa sendiri mengaku masih menjaga momentum di 2026. Perusahaan mempertahankan panduan pertumbuhan pendapatan underlying 6% dan pertumbuhan laba per saham underlying dua digit, ditopang lebih dari US$1 miliar pendapatan yang sudah dibukukan dan dikomitmen untuk kuartal IV.

Semua angka konversi mata uang mengacu pada kurs 6 Oktober 2026, yaitu 1 poundsterling sama dengan 1,322 dolar AS.

Sources

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top