SpaceX resmi meneken kesepakatan definitif untuk mengakuisisi portofolio spektrum 800 MHz milik Grain Management, perusahaan investasi infrastruktur digital. Dengan lisensi ini, Starlink Mobile disebut bakal menjadi operator seluler besar di Amerika Serikat — bukan lagi sekadar penyedia internet satelit.
Kesepakatan diumumkan Kamis (8/10) dan mencakup lisensi hingga 14 MHz spektrum berpasangan di band 800 MHz. Transaksinya masih menunggu persetujuan Komisi Komunikasi Federal (FCC) dan syarat penutupan lainnya.
Kenapa spektrum low-band jadi kunci
Selama ini Starlink Mobile sudah punya spektrum mid-band 2 GHz untuk kapasitas bandwidth tinggi. Tapi sinyal di frekuensi itu gampang terhalang gedung dan medan. Spektrum low-band 800 MHz justru sebaliknya: jangkauan luas dan mampu menembus dinding — sifat yang wajib dimiliki operator seluler kalau mau melayani pelanggan ritel di perkotaan.
“Spektrum low-band utama ini menutup salah satu celah teknis terakhir yang akan membuka jalan bagi Starlink Mobile menjadi operator seluler besar di AS,” kata SpaceX dalam pernyataannya.
Pendiri sekaligus CEO Grain Management, David Grain, menyebut kesepakatan ini membawa kemampuan itu “pada skala yang luar biasa, dengan potensi mengubah di mana dan bagaimana orang Amerika terhubung”.
Pasar langsung bereaksi
- Saham AT&T turun 3,6%, Verizon 3%, dan T-Mobile 2,7% di perdagangan after-hours.
- Reuters mencatat saham telekomunikasi AS dan Eropa ikut tertekan setelah kabar deal ini beredar.
- CEO SpaceX Elon Musk menyebut kesepakatan ini “very big deal” di X.
Reaksi pasar itu masuk akal. Ketiga operator besar itu membangun bisnis mereka di atas dua hal: spektrum low-band yang luas dan jaringan menara yang sudah terpasang puluhan tahun. Kalau pemain baru datang dengan satelit yang bisa langsung bicara ke ponsel, plus spektrum low-band untuk menembus gedung, keunggulan mereka jadi tidak lagi tunggal.
Bukan langkah mendadak
SpaceX sudah membangun jalur ke arah ini sejak lama. Di earnings call perdana Agustus 2026, Presiden sekaligus COO Gwynne Shotwell bilang SpaceX berniat menambah infrastruktur darat — menara seluler sampai small cell — di atas layanan internet satelitnya. Dia bahkan yakin SpaceX bisa menarik pelanggan dari operator besar.
Sejarah belanjanya juga besar: SpaceX pernah membayar sekitar US$17 miliar untuk lisensi spektrum dari EchoStar, plus kesepakatan lanjutan US$2,6 miliar untuk spektrum tambahan. Semua demi layanan direct-to-cell, yaitu ponsel biasa yang terhubung langsung ke satelit tanpa perangkat khusus.
Konteks regulasi
Grain Management sendiri baru mengakuisisi portofolio 800 MHz dari T-Mobile pada Agustus 2026, menukar uang tunai dan spektrum 600 MHz miliknya. Transaksi itu mendapat lampu hijau lewat perintah FCC Juli 2026 yang juga membuka jalur langsung ke perangkat (direct-to-device). Awal Oktober, FCC juga memberi izin 15.000 satelit untuk Starlink Mobile.
Artinya, tiga komponen sudah di tangan: izin satelit, spektrum low-band, dan jalur regulasi untuk layanan langsung ke ponsel. Yang belum: restu FCC atas transaksi ini.
Apa artinya
Kalau deal ini lolos, peta industri telekomunikasi AS berubah. Muncul pemain baru dengan kombinasi satelit, spektrum low-band, dan rencana jaringan darat. Operator incumbent yang sudah puluhan tahun menguasai pasar punya alasan untuk waspada — dan itu sudah tercermin di harga saham mereka sehari setelah kabar ini keluar.
Apa artinya buat Indonesia
Model ini menarik dicermati. Sebagian wilayah Indonesia masih bergantung pada operator seluler untuk koneksi, sementara Starlink juga sudah beroperasi di sini. Kalau SpaceX mulai menggabungkan satelit dengan spektrum low-band dan jaringan darat, pola persaingan yang sama bisa menular ke pasar negara berkembang — termasuk soal siapa yang memegang spektrum dan infrastruktur.
Pertanyaan yang relevan untuk regulator di sini bukan “apakah satelitnya boleh masuk”, tapi bagaimana spektrum dialokasikan kalau pemain satelit mulai minta porsi low-band untuk layanan ritel. Itu pertanyaan kebijakan, bukan pertanyaan teknologi.
Sumber
- Quartz via Yahoo Finance — “SpaceX buys 800 MHz spectrum to launch Starlink Mobile carrier”
- The Verge — “SpaceX announces plan to become a ‘major mobile carrier'”
- PCMag — “FCC Green Lights SpaceX’s 15,000 Satellites for Starlink Mobile”


