VinFast Rilis VF Wild EREV untuk Pickup
VinFast resmi meluncurkan VF Wild, sebuah pickup listrik dengan sistem range extender atau EREV. Kabar ini dilaporkan Electrek pada 23 September 2026, dan menandai langkah baru pabrikan Vietnam itu masuk ke segmen kendaraan niaga ringan yang selama ini dikuasai pickup diesel konvensional.
Angka yang ditawarkan cukup menarik. VF Wild diklaim mampu menempuh lebih dari 250 km hanya dengan tenaga baterai, lalu total jarak tempuhnya melewati 1.000 km ketika mesin pembakaran internal ikut bekerja sebagai generator. Baterainya berukuran 46,4 kWh dengan tipe LFP, dan motor listriknya menghasilkan 160 kW atau sekitar 215 hp serta torsi 280 Nm.
VF Wild sendiri bukan barang baru di atas kertas. Model ini pertama kali dipamerkan sebagai konsep serba listrik pada 2024. Versi produksi yang kini diumumkan mengambil arah berbeda, karena tidak lagi murni baterai, melainkan memakai pendekatan EREV.
Apa itu EREV dan kenapa beda dari hybrid biasa?
Banyak orang bingung membedakan EREV dari mobil hybrid. Bedanya cukup mendasar. Pada hybrid konvensional, mesin bensin dan motor listrik sama-sama bisa memutar roda, tergantung kondisi berkendara. Pada EREV atau extended range electric vehicle, roda sepenuhnya digerakkan motor listrik. Mesin bensin hanya bertugas menyalakan generator untuk mengisi baterai ketika dayanya menipis.
VinFast menegaskan hal ini dengan cukup tegas. Mesin pembakaran internal di VF Wild sepenuhnya berfungsi sebagai range extender dan tidak terhubung ke roda. Artinya, pengalaman berkendaranya lebih dekat ke EV murni dibanding mobil hybrid biasa.
Informasi soal mesinnya masih terbatas. Media Vietnam, Dantri, melaporkan bahwa VF Wild memakai mesin bensin 1,5 liter yang tersembunyi di balik kap mesin. VinFast sendiri belum merilis detail lengkap soal konsumsi bahan bakar maupun emisi mesin tersebut.
Dimensi besar, sasaran merek mapan
Dari sisi ukuran, VF Wild tidak main-main. Panjangnya 5.376 mm, lebar 2.069 mm, tinggi 1.873 mm, dengan jarak sumbu roda 3.258 mm. Dimensi itu menempatkannya berhadapan langsung dengan pemain kelas berat seperti Ford Ranger dan Toyota HiLux.
Pembeda utamanya jelas: dua pesaing itu belum tersedia dalam versi EREV. Electrek menyebut VF Wild punya kemampuan off-road yang sungguhan, kombinasi yang jarang ditemui di pickup listrik maupun range extender saat ini.
Kalau targetnya sudah sejauh itu, wajar kalau banyak pihak menyebut strategi VinFast sebagai “aim for the moon, end up among the stars” — bidik bulan, berakhir di antara bintang-bintang.
Di dalam kabin, VF Wild hadir dengan lantai datar, layar sentuh 10 inci untuk sistem infotainment di area konsol tengah, dan jok belakang yang bisa direbahkan. Satu hal yang menarik: seperti beberapa model VinFast lain, tidak ada klaster instrumen di depan pengemudi. Informasi berkendara sepenuhnya dipindahkan ke layar tengah.
Harga, pasar, dan posisi VinFast
Harga awalnya dibanderol 860 juta dong, atau sekitar 33.000 dolar AS. Belum ada informasi soal rencana membawa VF Wild ke Amerika Utara. Electrek mencatat bahwa jika model ini akhirnya masuk pasar sana, harganya kemungkinan akan kompetitif.
Yang juga penting, kondisi finansial induk usahanya, VinGroup, sedang sehat. Perusahaan mencatat rekor pada 2025 dengan pendapatan lebih dari 12,8 miliar dolar AS dan laba bersih hampir 430 juta dolar AS. Berbeda dengan sejumlah pemain industri yang justru menahan diri, VinGroup tengah memperluas operasi globalnya.
Segmen pickup sendiri masih menjadi salah satu wilayah paling sulit ditembus kendaraan listrik. Penggunanya menuntut jarak tempuh panjang, kemampuan angkut, dan keandalan di medan berat, tiga hal yang selama ini menjadi kelemahan baterai murni. Pendekatan EREV menjadi jalan tengah yang masuk akal: pengemudi tetap dapat sensasi listrik untuk perjalanan harian tanpa kehilangan jarak tempuh untuk perjalanan jauh.
Untuk pasar Indonesia, kehadiran VF Wild menambah daftar pilihan kendaraan elektrifikasi yang mulai beragam. Setelah hybrid dan EV murni, EREV berpotensi menjadi kategori baru yang diperhitungkan, khususnya di segmen kendaraan niaga dan mobil keluarga besar. Namun semuanya masih bergantung pada penetapan harga, jaringan layanan, dan kesiapan infrastruktur pengisian daya di tiap negara.
Yang jelas, VinFast tidak lagi hanya berbicara soal mobil penumpang listrik. Dengan VF Wild, mereka mencoba membuktikan bahwa teknologi EREV juga bisa masuk ke segmen pickup yang menuntut performa dan ketahanan ekstra.


