BYD Han EV Baru Klaim Jarak 1.000 Km
BYD memastikan sedan listrik flagship terbarunya, Great Han EV atau Da Han, meluncur pada 13 Oktober 2026 dengan klaim jarak tempuh hingga 1.008 km dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar CLTC Tiongkok. Kepastian tanggal itu disampaikan Lu Tian, general manager lini Dynasty BYD. Pre-order sudah dibuka sejak 21 Agustus di Chengdu Auto Show dengan harga mulai 249.900 yuan, atau sekitar US$37.200.
Great Han adalah sedan flagship segmen D pertama BYD di keluarga Dynasty. Model ini kali pertama terlihat pada Juni lalu setelah namanya masuk daftar kendaraan energi baru yang disetujui untuk dijual oleh MIIT, kementerian perindustrian Tiongkok.
Mengapa Klaim 1.000 Km Penting
Angka 1.008 km menempatkan Great Han di antara sedikit mobil listrik produksi yang melewati ambang 1.000 km. Selama ini kekhawatiran soal jarak tempuh menjadi salah satu penghambat utama adopsi kendaraan listrik, terutama di negara dengan jaringan pengisian daya yang belum merata. Ketika satu baterai bisa menempuh jarak yang setara perjalanan antarkota dalam sekali isi, kekhawatiran itu berkurang signifikan.
Perlu dicatat, angka tersebut memakai standar CLTC yang berlaku di Tiongkok dan umumnya lebih optimistis dibanding siklus pengujian lain. Jarak tempuh pada pemakaian nyata, khususnya di jalan tol atau cuaca dingin, biasanya lebih rendah.
Tiga Varian, Dua Konfigurasi Penggerak
Great Han tersedia dalam tiga varian dengan pilihan penggerak roda belakang maupun semua roda. Dua varian penggerak roda belakang adalah Premium dan Flagship, masing-masing mulai 249.900 yuan (US$37.200) dan 269.900 yuan (US$40.200). Keduanya memakai satu motor berdaya 370 kW atau setara 496 hp serta baterai 102,326 kWh, dengan jarak tempuh CLTC hingga 1.008 km atau 626 mil.
Varian all-wheel drive menambahkan satu motor listrik di depan sehingga tenaga gabungannya mencapai 570 kW atau 764 hp. Meski memakai paket baterai yang sama dengan varian roda belakang, versi AWD memiliki jarak tempuh CLTC 880 km atau 546 mil.
Pengisian Kilat 5 Menit
Semua varian Great Han dibekali Blade Battery 2.0 dan teknologi Flash Charging. Dengan teknologi 1.500 kW, baterai bisa diisi dari 10 persen ke 70 persen hanya dalam 5 menit. Pengisian penuh dari 10 persen ke 97 persen diklaim memakan waktu 9 menit. Kombinasi jarak tempuh panjang dan pengisian singkat inilah yang menjadi nilai jual utama sedan ini.
Menurut keterangan resmi BYD yang disampaikan Lu Tian, general manager lini Dynasty, Great Han EV akan meluncur pada 13 Oktober dengan jarak tempuh CLTC hingga 1.008 km (626 mil) dalam sekali pengisian daya, dan seluruh variannya memakai Blade Battery 2.0 serta teknologi Flash Charging.
Dimensi, Fitur, dan Posisi Pasar
Dari sisi ukuran, Great Han memiliki panjang 5.256 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.510 mm dengan wheelbase 3.130 mm. Dimensi itu membuatnya lebih besar dari Tesla Model S dan Lucid Air, serta lebih dekat ke Mercedes S-Class versi long wheelbase.
Seperti SUV flagship Great Tang, BYD menyatakan sedan ini dibekali fitur premium sebagai perlengkapan standar. Di antaranya sistem suspensi udara dual-chamber DiSus-A, kemudi roda belakang, dan kursi depan model zero-gravity. Semua varian juga mengusung sistem kemudi cerdas God’s Eye B yang menyediakan fitur ADAS seperti Navigation on Autopilot dan parkir jarak jauh.
Kehadiran Great Han merupakan bagian dari dorongan BYD masuk lebih dalam ke segmen premium, setelah SUV Great Tang dan sejumlah model baru di bawah merek mewahnya, Denza. Dengan banderol mulai sekitar US$37.000, BYD tampak menargetkan pembeli yang menginginkan sedan besar dengan jarak tempuh ekstrem tanpa membayar harga mobil mewah Eropa.
Bagi pasar Indonesia, klaim 1.000 km ini menjadi penanda bahwa persaingan mobil listrik bergeser dari sekadar harga ke kemampuan teknis baterai dan kecepatan pengisian. Merek-merek yang lebih dulu hadir di Tanah Air menghadapi tantangan baru ketika spesifikasi seperti ini mulai menjadi standar di kawasan.


