Nasdaq Investasi US$100 Juta ke Kraken, Valuasi US$21B

feat nasdaq kraken

Tech Pulse ID — Nasdaq masuk lebih dalam ke pasar kripto. Bursa elektronik New York itu menginvestasikan US$100 juta ke Payward, perusahaan induk exchange kripto Kraken — lewat valuasi yang disebut mencapai US$21 miliar.

Investasinya dilakukan oleh lengan ventura Nasdaq dan diumumkan langsung oleh pihak exchange pada Kamis. Tapi yang lebih menarik dari angkanya adalah arah kerja samanya: saham ter-tokenisasi yang bisa diperdagangkan hampir 24 jam.

Isi kesepakatannya

Lewat kerja sama ini, Kraken akan menyediakan versi token dari saham yang tercatat di Nasdaq di platformnya sendiri. Ini bukan investasi pasif — ada lapisan infrastruktur yang ikut dipasang.

Payward juga akan mengadopsi teknologi pengawasan (surveillance) milik Nasdaq di seluruh venue-nya: crypto, equities, tokenized equities, futures, dan options. Untuk ekspansi ke aset ter-tokenisasi, kemampuan memantau pasar itu bukan pelengkap — itu syarat agar institusi mau masuk.

Kesepakatan ini melanjutkan kemitraan Nasdaq dan Payward yang sudah diumumkan pada Maret lalu.

Valuasi US$21 miliar

Menurut sumber yang dikutip Bloomberg, investasi tersebut menempatkan valuasi Payward di sekitar US$21 miliar. Angka ini menegaskan Kraken sebagai salah satu pemain kripto yang paling serius membangun jembatan ke pasar modal tradisional.

Datangnya Nasdaq bukan gerakan tunggal. Pada April, Deutsche Börse menginvestasikan US$200 juta ke Payward sebagai bagian dari rencana menawarkan lebih banyak sekuritas berbasis blockchain. Kraken juga menggandeng London Stock Exchange untuk membuka akses perdagangan 24/5 saham ter-tokenisasi yang melacak nilai produk ekuitas Inggris, mulai 2027.

Nasdaq sedang mengejar pasar “selalu buka”

Dari sisi Nasdaq, ini bagian dari strategi lebih besar. Sebulan sebelumnya, Nasdaq mengumumkan rencana mengakuisisi Level Markets sebagai langkah menuju pasar yang “always-on”. Sebelumnya lagi, Nasdaq sudah mengajukan proposal tokenisasi ke SEC — sekitar setahun lalu.

Logikanya mudah dibaca: bursa tradisional melihat tokenisasi bukan sebagai ancaman, tapi sebagai cara memperpanjang jam dagang dan menjangkau likuiditas global. Kalau saham bisa dipindahkan ke rel blockchain, batas jam bursa dan zona waktu mulai kehilangan relevansi.

Sektor tokenized stocks masih kecil, tapi tumbuh

Menurut data dari RWA.xyz, nilai terdistribusi saham ter-tokenisasi saat ini lebih dari US$2,9 miliar, naik 7,4% dalam sebulan terakhir. Angka itu masih sangat kecil dibanding kapitalisasi pasar ekuitas global, tapi arah pertumbuhannya yang membuat bursa besar ikut masuk.

Sektor ini juga belum bebas kontroversi. Kritik soal tokenisasi saham retail masih beredar, termasuk dari kalangan perusahaan publik sendiri yang mempertanyakan modelnya.

Catatan Tech Pulse ID

Yang penting dari langkah ini bukan sekadar “Nasdaq beli saham Kraken”. Sinyalnya lebih besar: batas antara bursa tradisional dan exchange kripto makin tipis, dan yang menyatukannya adalah tokenisasi saham.

Untuk pasar Indonesia, perkembangan ini relevan karena arahnya akan menular lewat dua jalur. Pertama, teknologi surveillance yang makin terstandar bisa jadi tolok ukur baru untuk platform yang mau melayani produk ter-tokenisasi. Kedua, kalau saham ter-tokenisasi jadi normal di bursa global, ekspektasi investor lokal soal jam dagang, kepemilikan, dan kustodian juga ikut berubah — meskipun kerangka regulasinya di sini masih jauh tertinggal dibanding AS dan Eropa.

Yang pantas dipantau: apakah Kraken benar-benar merilis produk saham Nasdaq ter-tokenisasi sesuai jadwal, dan bagaimana SEC menyikapi sisi regulasinya.

Sumber

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top