Rusia Mulai Bayar Gaji Pakai Digital Ruble

feat digital ruble

Rusia Mulai Bayar Gaji Pakai Digital Ruble

Rusia mencatat tonggak baru dalam proyek mata uang digital bank sentral alias CBDC. Kementerian Keuangan Rusia menyatakan bahwa sejumlah karyawannya sudah menerima gaji dalam bentuk digital ruble untuk pertama kalinya. Menurut keterangan resmi yang dikutip Cointelegraph (4/10/2026), opsi dibayar pakai mata uang digital bank sentral itu tersedia bagi warga Rusia secara sukarela dan mulai berjalan pada 1 Oktober 2026.

Kementerian tidak mengungkap berapa jumlah karyawan yang dibayar memakai digital ruble maupun total nilai payroll-nya. Yang jelas, langkah ini menumpang rel yang sudah teruji: sepanjang uji coba belanja anggaran federal pada 2025, sekitar 16 juta digital ruble (sekitar US$192.245) sudah disalurkan lewat sistem serupa. Pengerjaan integrasi digital ruble ke proses anggaran dilakukan Bank of Russia bersama Kementerian Keuangan.

Pilot internal, bukan rollout nasional

Perlu digarisbawahi: pembayaran gaji oleh Kementerian Keuangan ini masih berstatus pilot internal, bukan tanda bahwa seluruh Rusia kini dibayar pakai CBDC. Rollout besar-besaran digital ruble sendiri baru dimulai 1 September 2026. Sejak tanggal itu, 12 bank yang masuk kategori systemically important diwajibkan mendukung transaksi digital ruble, dan retailer besar dengan pendapatan di atas 120 juta ruble per tahun juga wajib menerima pembayaran pakai mata uang baru ini.

Pengenalannya bertahap. Fase berikutnya memperluas kewajiban ke semua bank berlisensi universal dan sejumlah retailer tambahan mulai 1 September 2027, lalu menyusul bank berlisensi dasar dan merchant lebih kecil pada 2028. Usaha dengan pendapatan sangat rendah atau yang beroperasi di area tanpa koneksi internet stabil dibebaskan dari kewajiban menerima digital ruble. Pengembangan mata uang ini sendiri dimulai pada 2021, dan Uni Eropa sempat menjatuhkan sanksi preemptif terhadapnya pada April lalu.

Bagaimana digital ruble bekerja

Digital ruble adalah bentuk ketiga mata uang nasional Rusia, berdampingan dengan uang tunai dan saldo di rekening bank konvensional. Berbeda dari kripto seperti Bitcoin, digital ruble diterbitkan langsung oleh Bank of Russia, tidak bisa ditambang, dan bukan mata uang terdesentralisasi. Satu digital ruble selalu bernilai satu ruble biasa, dan saldonya bisa dicairkan kembali jadi uang tunai.

Bagi konsumen, pemakaiannya sukarela dan akun tidak dibuat otomatis. Akun digital ruble dibuka lewat aplikasi mobile bank peserta, dengan saldo disimpan di platform bank sentral. Transfer antarpribadi dan pembayaran konsumen gratis, tetapi saldo digital ruble tidak berbunga dan tidak ada program reward seperti kartu bank biasa. Individu bisa menambah hingga 300.000 ruble (sekitar US$3.700) per bulan dari rekening bank konvensional.

Minat publik jadi PR terbesar

Tantangan terbesar proyek ini bukan teknologi, melainkan adopsi. Survei lembaga polling negara VTsIOM menemukan sebagian besar orang Rusia tidak paham kenapa mereka butuh bentuk uang ketiga. Survei platform ketenagakerjaan SuperJob menunjukkan hanya sekitar 1 dari 10 pekerja yang bersedia menerima seluruh gaji dalam digital ruble, sementara 5% lainnya mau menerima sebagian. Permintaan uang tunai justru naik setelah internet sempat beberapa kali mati.

“Technologically, everything is ready. We have carried out extensive preparatory work for this stage,” Central Bank Governor Elvira Nabiullina said, according to the state-run TASS news agency.

Untuk mendorong adopsi, Bank of Russia membayar komisi ke bank komersial yang memproses pembayaran gaji lewat sistem ini, yakni 0,67 ruble (sekitar US$0,01) per instruksi pembayaran dengan minimum 10 ruble (sekitar US$0,13) per payroll yang disalurkan ke karyawan. Pembayaran lintas negara pakai digital ruble masih dalam tahap pengembangan, jadi untuk sekarang sistem ini murni bersifat domestik.

Sources

Cointelegraph — Russia’s Finance Ministry pays wages in digital rubles for first time

The Moscow Times — Russia Says Digital Ruble Ready for Sept. 1 Launch Despite Weak Public Demand

Crowdfund Insider — Russia’s Central Bank to Support Digital Ruble Transfers Starting September 1, 2026

Anadolu Agency — EXPLAINER: What is Russia’s digital ruble and how will it work?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top