ESMA Stop USDT di Eropa, Ganti Pakai USDC atau EURC

crypto laws eu

Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa (ESMA) menerbitkan opini yang membuat platform kripto berizin di Uni Eropa harus berhenti melayani stablecoin yang belum punya izin MiCA. Tenggatnya 8 Januari 2027 — tiga bulan setelah opini dipublikasikan pada 8 Oktober 2026.

Kasus terbesar yang kena adalah USDT terbitan Tether: stablecoin paling besar di dunia dengan kapitalisasi pasar sekitar US$184 miliar pada 8 Oktober 2026, dan masih belum punya izin sebagai e-money token di UE. Selain USDT, liputan CoinDesk menyebut PayPal USD (PYUSD) sebagai token tak berizin berikutnya, plus DAI yang tidak punya entitas penerbit untuk mengajukan izin.

Yang penting dipahami: ESMA tidak menyebut satu pun nama token

Opini bernomor ESMA75-113276571-1742 itu tidak memuat daftar token. Isinya patokan pengawasan: platform berizin tidak boleh melayani token yang tidak memenuhi syarat penawaran publik atau pencatatan di UE. Jadi kalimat “ESMA melarang USDT” adalah kesimpulan dari register dan pengumuman platform, bukan bunyi dokumennya. Siapa yang masuk kategori itu ketahuan dari register EMT milik ESMA dan daftar token yang di-delisting bursa.

Yang dilarang dan yang masih boleh

ESMA melarang semua layanan yang membuat klien UE memperoleh atau menambah posisi di token tak berizin: pembelian, pasangan trading spot dan derivatif, kustodi baru, eksekusi order, manajemen portofolio, sampai saran investasi. Peringatan risiko atau persetujuan nasabah secara eksplisit tidak diterima sebagai jalan pintas.

Sebaliknya, arah keluar justru dibuka lebar sampai tenggat: menjual, menukar (swap), mentransfer, menarik dana, dan penitipan sementara untuk menutup posisi dengan aman. Jadi yang berlaku adalah pola sell-only — bukan pembekuan mendadak, dan bukan larangan menjual.

Lalu pakai apa?

Pertanyaan itu yang paling sering hilang dari pemberitaan. Jawabannya bergantung syarat tunggal: penerbitnya harus punya izin e-money token (EMT) di negara UE plus white paper yang terdaftar. Sampai sekarang sekitar 21–30 penerbit sudah masuk register, dan semuanya EMT — belum ada satu pun penerbit ART.

  • Kalau butuh dolar: USDC (Circle) adalah satu-satunya stablecoin dolar besar yang berizin di UE. Alternatif dolar yang lebih kecil: USDG, USDR, USDCV, dan USDQ.
  • Kalau butuh euro: EURC (Circle, terbesar), EURCV (Société Générale–FORGE), EURI (Banking Circle), EURAU (AllUnity), EURR (StablR), EURQ (Quantoz), EURØP (Schuman Financial), EURe (Monerium), dan EUROD (Oddo BHF).
  • Kalau cuma butuh uangnya: jual ke euro, lalu tarik ke rekening bank. Ini jalur paling langsung dan paling sedikit lapisan.

Skalanya perlu dicatat: USDT ~US$184 miliar versus USDC ~US$73–75 miliar. Penggantinya bukan substitusi seimbang, jadi bursa Eropa memang kehilangan likuiditas besar.

Delisting-nya sudah jalan sejak 2024

Ini juga sering terlewat: perpindahannya bukan menunggu Januari 2027. Coinbase sudah membatasi stablecoin tak patuh untuk pengguna EEA sejak 13 Desember 2024, dan Binance membatasi pasangan trading untuk pengguna EEA pada Maret 2025. Tenggat 8 Januari 2027 adalah batas akhir untuk menuntaskan sisa saldo di platform; supervisor nasional seperti BaFin di Jerman yang mengawalnya.

Dua catatan praktis

Pertama, memegang USDT di wallet pribadi tetap legal bagi individu. Yang tidak boleh adalah platform berizin UE menawarkannya. Aplikasi terdesentralisasi masih bisa dipakai, tapi mengubahnya jadi uang fiat di dalam UE akan makin sulit.

Kedua, jangan anggap swap itu bebas biaya. Di Jerman, menukar USDT menjadi USDC atau euro dihitung sebagai penjualan aset (Pasal 23 Undang-Undang Pajak Penghasilan, dengan holding period satu tahun). Jadi “tinggal swap saja” bisa punya konsekuensi pajak, tergantung berapa lama posisinya dipegang.

Kenapa ini penting

Bukan sekadar satu token tersingkir. Yang terjadi adalah pasar UE dipisahkan dari pasar global: venue “patuh UE” versus venue lepas pantai, likuiditas terbelah, dan pasangan trading USDT di bursa Eropa berpindah ke USDC dan EURC. Untuk pengguna di Indonesia, aturan ini tidak berlaku langsung — tapi likuiditas dan pasangan trading di bursa global ikut terdampak, karena venue yang melayani klien Eropa harus memisahkan diri.

Sumber

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top