SK Hynix Batalkan IPO Solidigm US$10 Miliar

feat sk hynix

SK hynix resmi menghentikan rencana pencatatan saham anak usahanya di Amerika Serikat, Solidigm, di bursa Nasdaq. Keputusan itu disampaikan lewat keterbukaan informasi pada Jumat (23/10) pagi waktu Seoul, sebelum bursa Korea Selatan dibuka, dan menutup spekulasi yang berjalan sejak akhir September.

Yang dihentikan bukan hanya IPO-nya. Proses pre-IPO — putaran investasi ekuitas yang disiapkan berbarengan dengan rencana listing — juga ikut distop.

“Solidigm telah meninjau berbagai opsi pendanaan untuk memperluas kapasitas produksi dan memperkuat daya saingnya, tetapi memutuskan menghentikan peninjauan pre-IPO dan IPO setelah mempertimbangkan secara menyeluruh kondisi pasar modal dan faktor lain,” demikian pernyataan perusahaan, dikutip Herald Business (terjemahan).

Alasan resmi: pasar. Pemicu sebenarnya: regulator

Dibaca sekilas, kesannya ini soal pasar yang sedang tidak bersahabat. Sebagian benar: saham semikonduktor sedang koreksi, dan SK hynix menyebut valuasi yang diharapkan sulit dicapai dalam kondisi sekarang.

Tapi urutan kejadiannya lain. Empat hari sebelum pengumuman, Gubernur Financial Supervisory Service (FSS) Lee Chan-jin mengatakan di rapat audit parlemen bahwa rencana listing Solidigm “melanggar aturan duplicate listing“. Sehari setelahnya, Ketua Financial Services Commission (FSC) Lee Eog-weon menegaskan hal serupa: Solidigm masuk cakupan pedoman listing anak perusahaan, dan SK hynix wajib memenuhi lima kewajiban sebagai induk — asesmen dampak ke pemegang saham, skema perlindungan, konsultasi investor, keputusan direksi, dan pengungkapan prosesnya.

Masalahnya struktural. Rantai kepemilikan SK Group di lini semikonduktor berlapis: SK Inc. → SK Square → SK hynix → AI Company → Solidigm. Tiga yang pertama sudah tercatat di bursa Korea, dan SK hynix juga dual listing di Nasdaq sejak Juli. Menambah Solidigm berarti lapisan kelima. Bagi regulator, itu duplikasi, bukan ekspansi. Pedoman tersebut berlaku sejak 3 Agustus 2026, termasuk untuk listing di luar negeri.

Pemegang saham kecil yang menang

Tekanan investor ritel ikut menentukan. SK hynix punya sekitar 3,46 juta pemegang saham kecil yang menguasai hampir 68 persen saham beredar per akhir Juni. Kelompok seperti ACT dan Korea Corporate Governance Forum menyerukan peninjauan ulang: penerbitan saham baru akan mengencerkan porsi investor lama dan memindahkan sebagian laba Solidigm ke pemegang saham baru.

Argumen mereka sederhana — SK hynix tidak sedang kekurangan uang. Ketua Korea Corporate Governance Forum, Lee Nam-woo, memperkirakan kas perusahaan akan mencapai 132 triliun won hingga akhir tahun. “Kalau butuh puluhan triliun won untuk belanja modal Solidigm, SK hynix yang kaya kas bisa saja menyuntikkan dana lewat perusahaan AI-nya,” katanya. Pertanyaan yang beredar di pasar: kenapa harus IPO hanya untuk mengumpulkan sekitar US$10 miliar?

US$10 miliar, atau US$15 miliar?

Angka US$10 miliar yang paling banyak dikutip berasal dari laporan Bloomberg awal Oktober, yang menyebut Solidigm menunjuk Goldman Sachs dan Morgan Stanley sebagai lead underwriter untuk IPO di Nasdaq paling cepat 2027. Reuters, lewat sumber yang juga tidak disebut namanya, menulis angka berbeda: hingga US$15 miliar, dengan valuasi unit sampai US$150 miliar.

Selisih 50 persen itu bukan hal kecil, dan sampai sekarang tidak ada angka resmi dari perusahaan. Yang jelas, dana segar itu akan dipakai membiayai pabrik NAND baru di Amerika Serikat — Solidigm saat ini hanya punya fasilitas produksi di Dalian, China.

Solidigm itu siapa

Solidigm lahir dari akuisisi bisnis NAND dan SSD Intel oleh SK hynix. Nilainya dilaporkan berbeda: Herald Business menyebut 10 triliun won, Aju Press sekitar US$9 miliar. Perusahaan ini sempat merugi besar sampai 2023, lalu kembali mencetak laba sejak 2024, dan kini jadi pemain penting SSD enterprise berkapasitas tinggi berbasis QLC untuk pusat data AI.

Menurut riset TrendForce, pendapatan NAND SK hynix Group — termasuk Solidigm — mencapai lebih dari US$14,27 miliar pada kuartal II 2026, naik 89,5 persen dari kuartal sebelumnya, dengan posisi kedua di pasar. Ironisnya, bisnis yang tumbuh justru jadi alasan listing dipertanyakan: pertumbuhannya sekarang dinikmati pemegang saham SK hynix, bukan investor baru.

Konteks pasar yang lebih luas

Solidigm bukan satu-satunya yang menarik diri. Sejumlah IPO teknologi dan pusat data global juga tertunda akibat kekhawatiran terhadap perdagangan AI dan volatilitas pasar. Di AS, Nasdaq Composite turun 2,6 persen pada Kamis; saham SK hynix di Seoul sudah terpukul sekitar 58 persen dari puncaknya di Juni.

Saham SK hynix sempat turun hingga 3 persen di awal sesi Jumat, lalu berbalik naik sekitar 3,2 persen. Analis eToro Josh Gilbert menyebut rebound itu sebagai tanda kekhawatiran soal IPO Solidigm selama ini membebani sentimen investor. “Pemegang saham SK hynix mendapatkan hasil yang mereka perjuangkan,” ujarnya kepada CNBC.

Dibatalkan, atau ditunda?

Ini bagian yang perlu dibedakan tegas. Perusahaan memakai kata “menghentikan peninjauan”, Reuters menulis “on hold” dan “ditangguhkan”, sementara Bloomberg dan Business Times menyebutnya “dibatalkan”. Substansinya: proses IPO dan pre-IPO berhenti, tidak dijadwalkan ulang, dan tidak ada tenggat baru. Tapi SK hynix tidak menyatakan opsi listing mati selamanya — perusahaan hanya bilang akan terus meninjau “waktu, skala, dan metode” pendanaan, termasuk investasi langsung.

Kebutuhan Solidigm tidak berubah: satu pabrik chip saat ini butuh puluhan triliun won, dan membangun klaster beberapa pabrik bisa menembus ratusan triliun won. Tanpa IPO, dana itu harus datang dari kas sendiri, utang, atau suntikan modal lewat AI Company — lebih rapi secara tata kelola, tapi jauh lebih berat di neraca.

Foto: Rob Bulmahn via Wikimedia Commons (CC BY 2.0) – wafer silikon. Ilustrasi: bukan produk Solidigm.

Sumber

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top