ASML Naikkan Target 2026 ke €44-45 Miliar

feat asml target 2026

Perusahaan pembuat mesin chip asal Belanda, ASML, menaikkan target penjualannya untuk tahun 2026. Dalam laporan kinerja kuartal ketiga yang dirilis Rabu (14/10), manajemen menyebut total penjualan bersih sepanjang 2026 kini diperkirakan berada di kisaran €44 miliar sampai €45 miliar, dengan margin kotor sekitar 56%. Angka itu naik dari perkiraan sebelumnya dan jadi sinyal bahwa permintaan peralatan pembuat chip belum menunjukkan tanda melambat.

Target baru ini keluar bersamaan dengan hasil kuartal ketiga yang melampaui ekspektasi pasar. ASML membukukan penjualan bersih €11,7 miliar pada periode Juli–September 2026 dengan laba bersih €5,0 miliar. Margin kotor tercatat 57,5%, di atas panduan perusahaan sendiri. Dibanding kuartal sebelumnya, lompatannya cukup besar: pada kuartal kedua penjualan berada di €9,3 miliar dan laba bersih €2,9 miliar.

Apa itu ASML dan kenapa mesinnya jadi penentu

ASML adalah pemasok utama peralatan bagi industri semikonduktor. Perusahaannya bermarkas di Veldhoven, Belanda, dan mempekerjakan lebih dari 45.500 orang. Yang membuat ASML istimewa adalah mesin litografinya — alat yang “mencetak” pola rangkaian listrik ke permukaan wafer silikon. Tanpa mesin ini, chip tidak bisa diproduksi massal.

Untuk chip paling canggih, pabrik seperti TSMC, Samsung, dan Intel bergantung pada mesin EUV (extreme ultraviolet) buatan ASML. Praktis tidak ada pemasok lain yang mampu membuatnya dalam skala produksi. Karena itulah kapasitas ASML jadi salah satu penentu utama seberapa banyak chip AI bisa diproduksi dunia. Kalau ASML lambat mengirim mesin, pasokan chip di hilir ikut tertahan — mulai dari akselerator AI di pusat data sampai perangkat konsumen.

Kinerja kuartal ketiga

Beberapa angka utama dari laporan kuartal ketiga 2026:

  • Penjualan bersih: €11,7 miliar (kuartal II 2026: €9,3 miliar)
  • Laba bersih: €5,0 miliar (kuartal II 2026: €2,9 miliar)
  • Margin kotor: 57,5% (kuartal II: 54,0%)
  • Laba per saham dasar: €12,95
  • Mesin litografi baru yang terjual: 113 unit (kuartal II: 86 unit), ditambah 8 unit mesin bekas
  • Penjualan Installed Base Management (layanan dan opsi lapangan): €3,3 miliar, di atas panduan
  • Kas dan setara kas serta investasi jangka pendek akhir kuartal: €12,7 miliar

CEO ASML Christophe Fouquet menyebut kuartal ini sebagai penjualan bersih total tertinggi yang pernah dibukukan perusahaan, mendekati batas atas panduan. Ia menilai lonjakan itu mencerminkan eksekusi ramp-up yang kuat. Layanan purna jual yang lebih tinggi dari perkiraan, kata dia, turut mendorong margin kotor ke 57,5%.

Untuk kuartal keempat 2026, ASML memproyeksikan penjualan bersih €14,2 miliar sampai €15,2 miliar dengan margin kotor sekitar 57%. Perusahaan juga memperkirakan biaya riset dan pengembangan sekitar €1,2 miliar serta biaya SG&A sekitar €0,4 miliar.

Minat pesanan sampai 2029–2030

Bagian paling menarik dari laporan ini adalah soal pesanan. Fouquet mengatakan pelanggan terus menaikkan proyeksi kebutuhan peralatan mereka untuk jangka pendek dan menengah, terutama karena pandangan mereka terhadap besar dan lamanya investasi terkait AI. Dengan visibilitas permintaan sebesar itu, sebagian pelanggan sudah menyatakan minat untuk menempatkan pesanan untuk tahun 2029 bahkan 2030.

Dengan visibilitas yang kuat dan momentum buku pesanan yang terus meningkat dari kuartal ke kuartal sepanjang tahun ini, kami kini memperkirakan pasokan yang direncanakan untuk 2027 dan 2028 tidak akan sepenuhnya memenuhi permintaan pelanggan kami. — Christophe Fouquet, CEO ASML

Karena itu, ASML tengah mengkaji cara menambah kapasitas untuk 2028 melebihi kenaikan 30% yang sebelumnya diumumkan. Perusahaan juga menyebut tetap memasok kapasitas wafer yang signifikan bagi pelanggan melalui portofolio peningkatan produktivitas mesin yang sudah terpasang.

Buyback dan dividen

ASML tidak hanya mengejar produksi. Pada kuartal ketiga, perusahaan membeli kembali saham senilai sekitar €4,1 miliar dalam program buyback 2026–2028. Dividen interim 2026 sebesar €1,88 per saham biasa akan dibayarkan pada 4 November 2026.

Bagi industri, sinyal dari ASML ini sederhana: gelombang belanja AI belum mereda, dan antrean mesin pembuat chip justru memanjang. Yang jadi pertanyaan berikutnya bukan lagi soal permintaan, melainkan seberapa cepat ASML bisa memperbesar kapasitas produksinya.

Sumber

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top