Automattic Bentuk Board Baru Usai Konflik CEO

feat automattic board baru usai konflik ceo

Automattic Bentuk Board Baru Usai Konflik CEO

Automattic punya susunan dewan direksi (board) baru. CEO Matt Mullenweg membangun ulang board perusahaan hanya beberapa pekan setelah direksi sebelumnya mencoba — dan gagal — menyingkirkannya, menurut laporan TechCrunch. Susunan board itu diumumkan ke karyawan pada Jumat lewat kanal pengumuman perusahaan di Slack.

Bagi pembaca di luar industri, Automattic adalah induk perusahaan WordPress.com, Tumblr, dan WooCommerce. Namanya jarang muncul di berita konsumen, tapi pengaruhnya besar: WordPress menggerakkan puluhan juta situs di seluruh dunia, sehingga keputusan soal tata kelola (governance) di dalam perusahaan ini langsung menyentuh ekosistem plugin, agensi digital, penyedia hosting, dan penerbit yang menggantungkan hidup pada platform open source tersebut. Ketika kursi direksi berpindah lewat konflik, bukan lewat proses yang tenang, yang bergetar bukan cuma kantor pusat.

Siapa saja di board baru

Menurut sumber yang dikutip TechCrunch — dan dikonfirmasi Mullenweg — isi board baru Automattic tergolong tidak biasa untuk perusahaan teknologi sebesar itu. Salah satunya penulis Amerika Hugh Howey, penulis seri buku Silo. Mullenweg dan Howey sama-sama pernah menyusuri jalur ziarah Camino de Santiago di Spanyol pada 2018.

Nama berikutnya adalah Amy Chan, penulis Breakup Bootcamp. Lalu Henry Khachatryan, salah satu pendiri aplikasi sosial IRL yang kini sudah tutup. Mullenweg menyebut Khachatryan sebagai “founder and builder”, kolaborator lama mendiang penulis teknologi Om Malik, dan pembuat situs untuk jurnalis Nick Bilton. Terakhir Krutal Desai, yang membangun IRL bersama Khachatryan.

Catatan penting soal IRL: aplikasi itu berhenti beroperasi setelah investigasi mengungkap hampir seluruh basis penggunanya adalah bot. Para pendirinya, termasuk CEO kala itu Abraham Shafi, belakangan menggugat SoftBank dan sejumlah investor lain, setelah SoftBank lebih dulu menggugat mereka dengan tuduhan penipuan sekuritas atau securities fraud.

Mullenweg juga menambah jajaran penasihat baru: Jaime Waydo, mantan CTO Woop; Matt Van Horn, co-founder June; dan Hiten Shah, co-founder KISSmetrics.

33 jam dan voting yang gagal

Konflik ini berakar pada keputusan board lama awal September. Direksi saat itu memilih menempatkan Mullenweg pada paid leave, sebagai jalan untuk mengeluarkannya dari board. Namun Mullenweg mengambil alih kendali kembali hanya 33 jam kemudian, lalu memecat atau menerima pengunduran diri direksi yang terlibat. Automattic menyebut periode antara kepergian dan kembalinya sang CEO tepat “33 hours and 20 minutes”.

Konsekuensinya panjang. Toni Schneider, founding CEO Automattic yang kini memimpin Bluesky, mengundurkan diri dari posisi board. Mullenweg sendiri mencopot Jenderal (Purn.) Ann Dunwoody, dan anggota board Sue Decker juga mundur. Di jajaran eksekutif, Mullenweg melepas CFO Mark Davies — yang sempat disiapkan menjadi CEO interim — serta chief legal officer Andy Missan.

Untuk mengganti board, Mullenweg memanfaatkan hak suaranya. Ia mengaku mengendalikan 84% suara pada TechCrunch Disrupt 2024. Di X, ia menyebut langkah direksi sebagai “coup attempt”. Sampai kini, board lama tidak pernah menjelaskan secara publik alasan mereka ingin menyingkirkannya.

Dalam pesan internal, Mullenweg mengakui kekacauan yang timbul. Ia menyebut beberapa anggota board membentuk komite khusus dan mengambil keputusan tanpa peringatan lebih dulu, tanpa memberi kesempatan berarti untuk memahami atau menjawab kekhawatiran mereka, bahkan tanpa perpanjangan waktu singkat untuk berkonsultasi dengan penasihat hukum independen. “I took the steps necessary to reverse that action. I am back and fully in charge of the company,” tulisnya.

Di pengumuman ke staf, Mullenweg menulis bahwa untuk keperluan hukum Delaware, ia adalah CEO, President, Treasurer, sekaligus Secretary Automattic. Ia menambahkan, upaya pemecatan itu justru mendatangkan “many amazing supporters”, dan menyebut pertemuan board terakhir sebagai yang paling menarik dalam satu dekade, sejak akuisisi Woo.

Bayangan sengketa WP Engine

Setelah kembali, Mullenweg juga mengganti penasihat hukum perusahaan dengan menunjuk Susman Godfrey LLP sebagai litigation counsel baru. Langkah itu memunculkan pertanyaan apakah perebutan di ruang rapat berkaitan dengan gugatan berjalan terhadap penyedia hosting WP Engine — soal sengketa merek dagang dan klaim bahwa WP Engine kurang berkontribusi ke proyek open source WordPress. Pada Juli, tim hukum WP Engine juga menuduh Mullenweg menghancurkan bukti, menurut dokumen pengadilan.

Dampaknya buat ekosistem WordPress

Bagi pemilik situs, agensi, dan merchant WooCommerce, ada dua sinyal yang paling penting: siapa yang mengendalikan arah produk, dan seberapa jauh ketidakpastian hukum bisa merembet ke fondasi open source. WordPress dipakai puluhan juta situs, dan banyak bisnis kecil bergantung padanya.

Kendali yang terkonsentrasi di satu orang membuat keputusan bisa diambil sangat cepat — seperti yang terjadi dalam 33 jam itu. Tapi pola yang sama juga memperbesar risiko key-person: arah proyek, prioritas kontribusi, dan kebijakan ekosistem jadi sangat bergantung pada satu figur. Board yang baru dibentuk belum menjawab pertanyaan itu, karena komposisinya justru lebih banyak berisi orang dekat dan kolaborator, bukan pihak independen yang biasanya diharapkan mengawasi CEO.

Automattic awalnya menyatakan berharap bisa segera memberi komentar ke TechCrunch. Setelah artikel terbit, Mullenweg mengonfirmasi penambahan board dan penasihat, lalu menyampaikan pernyataan resminya:

“We are living through times of unprecedented change, possibly a singularity. The next six months will determine the next 20 years of Automattic.” — Matt Mullenweg, CEO Automattic, kepada TechCrunch

Sources

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top