Mastercard dan BVNK resmi meluncurkan Mastercard Global Money Platform pada 15 Oktober 2026. Ini integrasi besar pertama kedua perusahaan sejak BVNK diakuisisi Mastercard pada Agustus 2026, dan taruhannya cukup jelas: satu API untuk memindahkan uang lintas mata uang, baik fiat maupun stablecoin.
Pengumuman ini datang lewat rilis resmi dari Purchase, New York, dan London. Intinya, bank, fintech, dan perusahaan kini bisa menanam akun multi-currency ke dalam produk mereka sendiri — tetap dengan merek mereka sendiri — atau memakainya untuk mengelola treasury, pembayaran, dan aktivitas settlement mereka sendiri.
Satu API untuk fiat dan stablecoin
Di jantung platform ini ada yang disebut akun uang global (global money account). Isinya rekening multi-currency tempat fiat dan stablecoin bisa duduk berdampingan, dengan konversi di antara keduanya lewat satu API. Jadi pengguna tidak perlu membuka rekening berbeda untuk tiap jenis uang.
Yang bisa dibangun di atasnya lumayan lengkap: akun multi-currency, konversi real-time, kartu yang ditautkan ke saldo stablecoin, sampai payout ke rekening bank lokal. Ada juga fitur reward yang bisa dikonfigurasi.
Pendekatannya modular. Pengguna bisa mulai dari kemampuan yang dibutuhkan dulu, lalu menambah sisanya begitu tersedia. Rilis resminya menyebut cara ini mengurangi kebutuhan integrasi ke banyak vendor terpisah untuk tiap bagian perjalanan uang.
Jangkauan: 17 miliar titik, kartu di 130+ negara
Bagian payout-nya bersandar pada Mastercard Move, portofolio layanan pemindahan uang milik Mastercard yang menjangkau lebih dari 17 miliar endpoint. Lewat jalur itu, saldo stablecoin bisa dipakai untuk membayar dalam mata uang lokal langsung ke rekening bank penerima. Cakupannya ditargetkan melebar ke lebih dari 40 mata uang di 200+ negara dan wilayah pada 2027.
Di sisi belanja, pengguna bisa memakai saldo stablecoin di jaringan penerimaan Mastercard yang mencakup ratusan juta lokasi merchant. Penerbitan kartunya sendiri tersedia di lebih dari 130 negara.
Siapa yang sudah ikut — dan apa yang dibeli Mastercard
Sejumlah nama sudah mengantre di gelombang pertama. Nuvei, yang disebut sebagai pemimpin di industri pembayaran, dan Marqeta, platform penerbitan kartu, akan jadi salah satu yang pertama mengintegrasikan platform ini. Menyusul Ontop, Beem, dan Almond FinTech.
BVNK sendiri bukan pemain baru. Sebelum diakuisisi, perusahaannya sudah dipercaya nama-nama besar seperti Corpay, Worldpay, Deel, dan Marqeta, dengan operasi di 130+ negara dan memproses miliaran dolar per tahun. Marqeta jadi satu nama yang muncul di dua sisi meja.
Konteks akuisisinya juga layak dicatat. TechTimes melaporkan Mastercard menuntaskan pembelian BVNK senilai US$1,8 miliar, lebih cepat lima bulan dari target awal. Aset yang didapat bukan main-main: platform yang memproses sekitar US$30 miliar volume pembayaran stablecoin per tahun di 130 pasar, plus 25+ lisensi regulasi.
“We believe the future of commerce will be built on interoperability across multiple forms of money. Global Money Platform brings together Mastercard’s trusted payment infrastructure and reach with BVNK’s stablecoin capabilities, giving businesses a single foundation to move value across traditional and digital ecosystems. This is an important step in bringing our multi-money strategy to life and enabling the next generation of programmable and agentic commerce.”
Begitu kata Raj Dhamodharan, executive vice president, Blockchain and Digital Assets di Mastercard.
Yang menarik buat fintech Indonesia
Buat pasar seperti Indonesia, bagian yang paling relevan mungkin bukan stablecoin-nya, tapi bentuk produknya. Akun multi-currency yang bisa ditanam ke aplikasi sendiri dengan satu integrasi adalah jenis infrastruktur yang biasanya paling mahal dibangun dari nol: butuh lisensi, sambungan ke bank koresponden, dan waktu bertahun-tahun.
Ujung terakhirnya juga penting. Payout ke rekening bank lokal adalah bagian yang menentukan apakah uang benar-benar sampai ke penerima, bukan cuma berhenti di dompet digital. Untuk layanan remitansi dan pembayaran ke pekerja, ini justru titik yang paling sering jadi masalah.
Catatan saja: rilis resminya tidak menyebut daftar pasar prioritas maupun kapan fitur ini tersedia di tiap negara. Yang disebut cuma satu — platformnya sudah tersedia sekarang lewat BVNK, sementara fitur tambahan seperti dukungan untuk agentic commerce dan tokenized deposit masih menyusul.
Sumber
- Business Wire — Mastercard and BVNK Launch Global Money Platform to Power a Multi-Money World
- Voice of Alexandria (mirror Business Wire) — Mastercard and BVNK Launch Global Money Platform
- TechTimes — Mastercard Closes BVNK Acquisition: Card Network Now Owns $30B Stablecoin Rail
Kredit foto: Foto ilustrasi: Håkan Dahlström (CC BY 2.0) via Wikimedia Commons.


